Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kampus Sekolah Tinggi Bisnis dan Perpajakan Indonesia

0
18
Seluruh Tamu Undangan Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

Solo, wartasurakarta.com – Pembina Yayasan Insan Mandiri Tanmawy yang sekaligus Anggota DPR RI Komisi VII, H. Rofik Hananto, SE bersama perwakilan World Assembly of Muslim Youth (WAMY)  untuk Indonesia, Ustadz Ahmad Muti, Lc, MA, pada hari Minggu, 04 April 2021, melakukan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Kampus Sekolah Tinggi Bisnis dan Perpajakan Indonesia yang berlokasi di Jalan Veteran, Kartasura. Dalam acara peletakan batu pertama tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Jateng, Dipl.-Ing. H. Quatly Abdulkadir Alkatiri, salah satu komisaris Independen Bank Rakyat Indonesia, Prof. R. Widyo Pramono, Perwakilan Kanwil Jateng II Direktorat Jenderal Pajak, Camat, Polsek dan Danramil Kartasura.

Ketua panitia peletakan batu pertama, Dr. Sakidi, SE, Ak, MSi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan kampus ini dimaksudkan untuk melahirkan pengusaha-pengusaha muda baru yang memiliki kompetensi teknis serta moralitas yang mumpuni. Dalam bahasa lain beliau menyampaikan bahwa kampus ini nantinya akan mencetak pengusaha-pengusaha baru yang memiliki kesadaran tentang arti pentingnya pajak bagi pembangunan suatu negara. Hal ini bukanlah impian kosong belaka, karena adanya dukungan sumber daya manusia yang berkualitas, diantaranya para praktisi pengusaha yang telah berhasil yang nantinya menjadi tempat magang atau praktek kerja lapangan bagi para mahasiswa, serta akademisi dengan latar belakang yang sesuai dengan program study yang hendak dibuka nantinya, yaitu para alumni Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN) dan alumni perguruan tinggi ternama lainnya.

Baca Juga:   Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah Upaya Membangkitkan Pada Masa Pandemi Covid-19

Sementara itu, perwakilan dari WAMY, Ustadz Ahmad Muti, Lc, MA, menyampaikan bahwa WAMY merupakan lembaga internasional pertama yang menghimpun dana serta memiliki perhatian khusus pada pembangunan generasi muda. WAMY telah terdaftar di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai lembaga internasional non pemerintah (International Non Government Organisation / INGO) yang independen serta mendukung kerja organisasi-organisasi Islam dan Kepemudaan dalam mengembangkan organisasi dan mengayomi masyarakat. Pada tanggal 08 Juni 2010, WAMY Indonesia telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk kedua kalinya dengan Kementerian Agama dalam bidang Pengembangan Agama di Indonesia, sebagai kelanjutan atas MoU yang pertama ditandatangani pada tanggal 03 April 2003. Adapun visi WAMY adalah “Organisasi Terdepan untuk Pemuda Pilihan”, dengan misi melahirkan generasi baru yang lebih baik pada aspek mental dan moral, didukung dengan penguasaan keilmnuan (sains dan teknologi) yang handal sehingga dapat bersaing dalam kancah kompetisi global yang semakin kompleks. Dan hal ini harapannya dapat terwujud dengan berdirinya Sekolah Tinggi Bisnis dan Perpajakan Indonesia.

(Suparjito)