“Griyane Mbah Wongso” Lengkapnya Destinasi Wisata Baru

0
3509
Griyane Mbah Wongso

Wartasurakarta.com – Di Kabupaten Sukoharjo sebentar lagi akan hadir destinasi wisata baru yang cocok untuk segala
aktivitas baik dalam skala liburan keluarga, tempat ngumpul komunitas, wahana hiburan sampai dengan acara resmi seperti hajatan pernikahan / rapat / seminar.

Destinasi baru itu bernama Griyane Mbah Wongso. Lokasinya berada diperbatasan antara Kabupaten Sukoharjo dengan Karang Anyar tepatnya di Jalan Raya Sapen – Bekonang, Desa Triyagan, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah 57554. Diatas tanah seluas 4000 meter lebih inilah telah selesai dibangun resto, cafe, wahana water boom, kolam renang, garden room, quest House, musholla yang dapat menampung 50 jamaah dan panggung musik permanen lengkap dengan sound systemnya.

Griyane Mbah Wongso memang sengaja di desain untuk semua kalangan didalam beraktivitas baik dalam rangka liburan, kuliner, bermain maupun untuk acara resmi sekalipun.

Di venue garden room misalnya, anda bisa melakukan selfie dan makan ala western ataupun chinesse food. Nuansa ruangan memang disetting sedemikian rupa untuk melengkapi aktivitas makan minum anda dengan pilihan western food, chinesse food maupun nusantara food / masakan jawa. Ada pula pilihan ruangan teras kolonial, teras jawa maupun teras gaya Madura.

Griyane Mbah Wongso tetap menyediakan area parkir kendaraan yang cukup. Komunitas yang disatukan dalam hobi yang sama seperti otomotif, gowes bahkan para kolektor barang antikpun bisa berpameran disana.

Baca Juga:   Tahok, makanan legendaris khas tionghoa dari Solo

Disamping resto adapula café yang memang sengaja menyajikan menu menu angkringan dengan harga terjangkau. Ini tentu menjadi pilihan tempat yang cocok untuk kongkow sembari minum kopi bareng.

Untuk wahana liburan keluarga telah disediakan water boom dan kolam renang yang cocok bagi family activity. Nah jika anda ingin melakukan rapat, seminar ataupun hajatan pernikahan maka tersedia ruangan joglo / pendapi yang dapat memuat 300 orang, ada Musholla yang bisa digunakan untuk tempat akad nikah (memuat 50 orang), ada quest house dan ruang transit untuk make up ataupun ganti baju.

Griyane Mbah Wongso dilengkapi pula dengan panggung permanen untuk kegiatan berkesenian, untuk hiburan musik misalnya akan tiap hari diadakan organ tunggal atau akustik band. Pada awal resmi operasionalnya memang baru ditampilkan 1 kali dalam sebulan dengan format band penuh. DELASO adalah nama band pengiring. Band pengiring dendang lagu lawas yang hanya ada di Griyane Mbah Wongso dan siap menampilkan Format Musik dan Lagu (Formula) lintas era, lintas genre dari mulai era 60 an sampai 90an. Acara bulanan ini juga dikonsep dengan mengkombinasikan sesi open mic (terbuka untuk pengunjung yang hobi bernyanyi) , sesi perform band, sesi tribute genre atau legend tertentu maupun sesi lagu lagu untuk line dancing baik latina, zumba, cha cha maupun samba.

Baca Juga:   The Heritage Palace, Destinasi Wisata Ala Eropa Di Surakarta.

Pada tanggal 24 Nopember telah diselenggarakan soft opening yang akan berlangsung selama seminggu dengan membagikan voucher makan. Rencananya pada bulan Desember di bulan penghujung tahun 2020 ini akan dilakukan grand opening. Griyane Mbah Wongso memang dimaksudkan sebagai destinasi yang cocok bagi semua aktivitas baik keluarga maupun komunitas.

Bila anda mau liburan ke Tawang Mangu ataupun Kemuning , Griyane Mbah Wongso paling cocok untuk transit ataupun dinner sepulang anda dari wisata. Dalam dinner ataupun makan siangpun anda justru sedang menikmati wisata tambahan yang cuma cuma di waktu transit, demikian penjelasan Heri Siswanto, Manajer Cafe & Resto GWM (Griyane Mbah Wongso) mengakhiri pembicaraan kami.
(PH. Kontributor).