Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jawa Tengah Peduli Desa Miskin

0
38
Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jateng Peduli Desa Miskin

Wartasurakarta.com – Pada hari Selasa, 10 November 2020 telah diselenggarakan Sharing Session Pendampingan Desa Binaan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah yang bertempat di Ruang Sinergi Gedung Keuangan Negara Semarang I Lantai 3 mulai pukul 09.00 sampai dengan 11.00 WIB. Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut adalah Bapak Ir. Sugeng Riyanto, M.Sc. yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Tengah bersama Bapak Didi Haryadi, SH, MH. selaku Kepala Bidang Administrasi Pemerintah Desa Provinsi Jawa Tengah. Acara ini juga dilakukan secara virtual via zoom agar peserta yang berasal dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan se-Jawa Tengah dapat mengikuti kegiatan dimaksud.

Bapak Sugeng Riyanto, Kepala DispermadesDukcapil Prov Jateng Bersama Bapak Sulaimansyah Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov Jateng

Acara ini dibuka oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah, Bapak Sulaimansyah yang dalam sambutannya mengatakan bahwa pendampingan desa bukanlah merupakan tugas pokok dari insan perbendaharaan, namun ini adalah bentuk kepedulian terhadap terhadap desa miskin yang masih ada di wilayah kerja Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah pada umumnya dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara pada khususnya. Untuk itu beliau berpesan agar seluruh insan perbendaharaan di wilayah Provinsi Jawa Tengah ikut ambil bagian didalamnya.

Selanjutnya, Bapak Ir. Sugeng Riyanto, M.Sc. selaku narasumber menyampaikan strategi intervensi dalam penanggulangan kemiskinan di desa dampingan serta Sucsess Story yang telah diraih dalam pendampingan desa diantaranya terhadap masyarakat desa Krinjing di wilayah Kabupaten Wonosobo. Bentuk pemberdayaan di Desa Krinjing ini diantaranya dalam bentuk kerajinan souvenir dari limbah glagah, kerajinan sapu glagah, kerajinan membatik, kerajinan bunga plastik berbahan limbah kantong plastik, olahan kopi arabika, pembangunan jambanisasi, pembangunan rumah tidak layak huni, bantuan media informasi televisi, perangkat komputer, pemberian Al Qur’an untuk masjid dan mushola, buku pemberdayaan dan ketrampilan, buku bacaan untuk anak sekolah, tas sekolah untuk anak miskin, sepatu untuk anak sekolah dasar, serta penyerahan beberapa alat teknologi tepat guna.

Baca Juga:   Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Organik Berbasis Green Entrepreneurship

Dalam paparan selanjutnya, Bapak Ir. Sugeng Riyanto, M.Sc. juga menyampaikan tentang Desa Digital yang diharapkan dapat terwujud sebagai katalisator perbaikan layanan publik, sistem pelayanan pemerintah desa, sistem pelayanan masyarakat desa, pemberdayaan masyarakat berbasis pemanfaatan teknologi informasi. Tujuan konsep desa digital ini adalah untuk pengembangan potensi desa, pemasaran produk-produk desa, percepatan akses dan pelayanan masyarakat desa, basis data desa secara digital.dengan harapan mampu meningkatkan kinerja desa, pemberdayaan desa secara optimal dan peningkatan layanan desa. Hal ini tentu perlu mendapatkan dukungan baik diantaranya kesiapan SDM, infrastruktur, jaringan internet dan pengembangan aplikasi.

Narasumber berikutnya, Bapak Didi Haryadi, Bapak Didi Haryadi, SH, MH. selaku Kepala Bidang Administrasi Pemerintah Desa provinsi Jawa Tengah menyampaikan tentang pedoman pelaksanaan pendampingan desa binaan. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa keberhasilan dalam pendampingan desa tidak terlepas dari Kerjasama dengan OPD Provinsi, OPD Kabupaten, Perguruan Tinggi, BUMN, BUMD, serta pihak lain yang memiliki keterkaitan dengan desa termasuk Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan (KPPN) se-Jawa Tengah.

Sinergi yang harmonis antara berbagai pihak yang peduli terhadap pelaksanaan kegiatan pendampingan desa ini diharapkan mampu memberdayakan masyarakat desa binaan serta mengurangi jumlah kemiskinan di pedesaan, dan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah memiliki komitmen dan kepedulian untuk ikut ambil bagian didalamnya.

Baca Juga:   Memahami Realisasi Penyerapan Anggaran dan Konsumsi Pemerintah

#Suparjito, Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Jawa Tengah