Berkendara Dengan Nyaman Dan Aman, Perhatikan Tekanan Ban

0
89

WARTASURAKARTA.COM – Tekanan angin ban mobil seringkali dianggap sepele bagi sebagian pengendara mobil. Padahal jika tekanan angin pada ban berlebihan atau bahkan kurang, maka tentunya akan mengganggu performa dan juga akselerasinya.

Permasalahan tekanan angin pada ban ini tentu akan sangat mengganggu kenyamanan ketika tengah berkendara.

Maka dari itu, sangat penting bagi anda untuk memperhatikan tekanan angin pada ban agar kondisi kendaraan selalu nyaman dan aman ketika dikendara.

Tekanan Ban Sesua Standar Pabrik

Pada dasarnya satuan yang umum digunakan untuk mengukur tekanan angin banadalah Psi. Sementara untuk tekanan angin pada ban di Indonesia sendiri berkisar antara 28-33 Psi.

Jika dilihat dari rentang Psi tersebut, memang tidak terlalu jauh sehingga dapat disimpulkan bahwa setiap mobil akan memiliki tekanan angin yang hampir sama. Paling tidak 28 Psi hingga 33 Psi.

Meskipun demikian, anda juga perlu mengetahui jika hal ini akan sangat bergantung kepada tipe mobil dan tipe ban yang digunakan.

Umumnya, tekanan angin ban mobil relatif sama antara jenis satu dengan yang lainnya. Akan tetapi, untuk jenis mobil sedan biasanya tekanan angin yang digunakan antara 28-30 Psi. Sementara itu, untuk jenis MPV, sebaiknya menggunakan tekanan angin ban dengan standar berkisar 30-32 Psi.

Tekanan Udara Berdasarkan Kebutuhan

Berbagai variasi tekanan angin ban biasanya akan disesuaikan dengan faktor medan yang akan dilalui serta berapa berat muatan yang akan dibawa.

Baca Juga:   Hari Ini, Toyota Resmi Luncurkan Yaris 2020

Sebagai contoh, untuk jenis Toyota Avanza umumnya sudah cukup dengan menggunakan tekanan standar 30 Psi apabila digunakan untuk mengangkut muatan sedang dan tidak untuk dibawa jauh.

Umumnya keterangan mengenai batas dari maksimum pengisian angin pada ban akan tertera pada bagian dinding ban. Sehingga ketika tengah mengisi angin, anda dapat mengisinya dengan tepat dan tidak melebihi tekanan maksimal.

Pentingnya Pengecekan Tekanan Angin Ban Mobil Secara Berkala

Tidak selamanya operator dari pengisian tekanan angin banmengetahui secara persis kebutuhan dari tekanan mobil milik anda. Maka dari itu, pengecekan secara berkala sangat penting dilakukan untuk tetap menjaga performa dari ban mobil.

Anda dapat melakukan pengecekan setidaknya dalam jangka waktu satu bulan sekali, karena umumnya pada setiap bulan tekanan angin pada ban berkurang hingga 1 Psi.

Setelah itu, lihatlah apakah angka Psi yang tertera telah sesuai dengan ketentuan yang diisyaratkan oleh pabrik.

Bahaya Tekanan Angin Ban Mobil yang Berlebihan

Tekanan angin pada ban yang baik tentu harus pas dan juga tidak boleh berlebihan. Apabila mengisinya terlalu banyak, maka tentu akan berpengaruh pada performa ketika pengereman saat melewati jalan yang basah dan juga licin.

Akan lebih parah jika memang tekanan udara pada ban terlalu tinggi. Dimana akan mengakibatkan ban mobil selip dan terjadi kecelakaan.

Tekanan angin banyang berlebihan akan mengurangi stabilitas mobil ketika tengah dikendarai. Tak hanya itu, suspensi mobil juga dapat menjadi keras dan tidak terasa nyaman ketika melewati jalanan yang rusak atau tidak rata.

Baca Juga:   Meramaiakan Segmen Pasar SUV Di Indonesia, Toyota Hadirkan Corolla Cross

Resiko paling parah yang akan ditemui apabila tekanan ban terlalu berlebihan adalah ban akan meledak kapan saja.

Bahaya Tekanan Angin Ban yang Kurang

Tak hanya berlebihan saja, tekanan angin ban mobil yang kurang dari normal juga dapat mengakibatkan tarikan yang dihasilkan ban mobil terasa semakin berat.

Hal ini disebabkan karena ban tidak mampu berputar dengan sempurna sehingga akan mengakibatkan mobil menjadi kurang nyaman ketika dikendarai.

Beberapa efek negatif yang dapat ditimbulkan adalah ban bisa mengalami pengikisan yang sangat tidak seimbang ketika ban menapak ke aspal.

Tak hanya itu, ban yang kurang angin akan memiliki benjolan pada bagian dinding samping dan yang lebih parah adalah mobil akan mudah tergelincir ketika melewati jalanan yang basah.

Cara Mengukur Tekanan Ban

Cara mengukur tekanan angin ban agar tetap dalam kondisi stabil sangat mudah dilakukan, bahkan tanpa harus membawanya ke bengkel. Cara pertama dapat dilakukan dengan menggunakan alat.

Alat ini dapat dengan mudah ditemui di pasaran. Selain itu, anda juga dapat mengukur tekanan angin ban mobil dengan cara memukul ban, kemudian memperhatikan respon yang diberikan.