Thengkleng Solo, Hidangan Lezat Berbahan Kepala Kambing

0
33

WARTASURAKARTA.COM – Selain tongseng, sate, gulai, dan sup, ternyata kuliner bahan dasar kambing memiliki varian lain yang tak kalah lezat, yaitu Tengkleng atau Thengkleng. Tengkleng sendiri merupakan ejaan bahasa Jawa, yaitu masakan sejenis sup dengan bahan utama tulang kambing.

Kuliner Tengkleng ini berasal dari daerah Solo, Jawa Tangah. Menurut para tetua di kota Solo, Tengkleng sendiri ada sejarahnya. Konon, pada zaman Belanda dulu hanya orang-orang bangsawan dan orang-orang Belanda yang hanya bisa menikmati lezatnya daging kambing. Sedangkan pada bagian kepala, kaki, dan tulang-tulangnya disisakan, atau dipisahkan alias tidak dimasak.

Nah, bagian dari kambing yang tersisa ini, yaitu kepala, kaki, dan tulang-tulang yang masih terdapat daging-daging yang menempel oleh pekerja yaitu para tukang masak dikumpulkan, dan dimasak. Oleh para tukang masak kala itu, kepala kambung itu dibakar (jawa: dikropok) untuk menghilangkan bulunya. Setelah bersih dari bulu, isi dari kepala kambing itu dikeluarkan dan dipotong-potong. Potongan kepala, kaki, dan tulang-tulang kambing seperti rusuk tersebut dimasak hampir mirip dengan gulai kambing, hanya saja kuahnya lebih encer ada juga tengkleng dengan sedikit kuah. Karena kuahnya yang encer inilah maka thengkleng rasanya lebih segar, dan lezat, cocok untuk menemani sepiring nasi di siang hari yang panas, atau sekedar untuk kudapan di sore hari.

Ditahun 70an thengkleng masih banyak dijajakan berkeliling dengan kuali, kemudian dinikmati dengan piring dan sendok dari daun pisang (jawa: pincuk dan suru).

Apabila anda sedang berkunjung ke solo, jangan lewatkan untuk mencicipi hidangan ini. Anda dapat menemukan penjual thengkleng ini di Pasar Gede, di Pasar Klewer, mbak Diah Solo Baru, mbak Cilik Solo Baru, mas Di Kartasura dan warung-warung sate kambing yang banyak tersebar di Solo dan sekitarnya.

Baca Juga:   "Griyane Mbah Wongso" Lengkapnya Destinasi Wisata Baru