Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Universitas Sebelas Maret pada Desa Padurenan Kudus

0
72
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Universitas Sebelas Maret pada Desa Padurenan Kudus
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Universitas Sebelas Maret pada Desa Padurenan Kudus

WARTASURAKARTA.COM – Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Padurenan Kudus. Masyarakat di desa Padurenan didominasi oleh para Gusjigang. Desa Padurenan adalah centra industry Bordir yang dikembangkan menjadi desa wisata bordir oleh Pemerintah. Jumlah UKM bordir sangat banyak kurang lebih 600an UKM Bordir yang ada di sana.
Kendala yang dihadapi oleh UKM adalah pengelolaan dan keberlanjutan usaha. Banyak UKM yang bersifat musiman, yaitu biasanya pada saat akan lebaran mereka melakukan kegiatan bordir, namun setelah lebaran mereka melakukan kegiatan yang lain.
Kemudian UKM ini dalam pengelolaannya masih bersifat kekeluargaan, dimana pencatatan penghasilan dari usaha masih dicampuraduk dengan pengelolaan harian. Desain motif hanya tertentu saja sehingga mereka kurang inovatif dalam membuat produk Bordir.

Disamping itu limbah afal bisanya dibakar sehingga menimbulkan polusi bagi lingkungan. Limbah afal berupa kain ini sangat banyak di Desa Padurenan, mereka tidak mau mengelola karena butuh tenaga dan biaya sehingga mereka mengambil jalan pintas dengan membakarnya.

UNS melakukan pengabdian kepada masyarakat di Padurenan Kudus pada tanggal 9 Agustus 2020 dengan dihadiri oleh UKM Bordir dan Koperasi Padurenan Jaya. Acara berlangsung lancar dengan membahas, tentang bagaimana membuat desain motif yang bagus dan laku dijual ke Luar Negeri. Pemateri Dr Sarah Rum Handayani menjelaskan lebih lanjut tidak hanya motif yang bisa dikombinasikan antara Batik dan Bordir namun juga desain produknya yang bisa laku di eksport seperti baju abaya, dan gaun.

Baca Juga:   Pasar Windu Jenar

Pengelolaan usaha meliputi pengelolaan keuangan dan manajemen usaha dilakukan oleh Ibu Prof. Dr. Rahmawati di dampingi oleh Ibu Sri Murni MSi dan Ibu Trisninik MSi. Beliau menjelaskan bagiamana pentingnya membuat laporan keuangan dan memberikan pelatihan cara membuat laporan keuangan yang sederhana untuk UKM. Beliau juga memberikan motivasi usaha untuk UKM agar dapat terus menginovasi metode pengelolaan usaha serta mengembangkan usaha melalui beberapa saluran pemasaran.
Tidak luput pula dibahas juga tentang pemanfaatan limbah afal agar dapat dimanfaatkan untuk asesoris dan cindera mata. Dalam kesempatan ini juga dipraktekkan cara membuat cindera mata berupa tas cangklong yang modis.

Acara ini merupakan kelanjutan dari rangkaian acara serupa yang pernah dilakukan menggunakan dana Mandiri maupun dana PNBP dari LPPM UNS. Program ini merupakan bentuk jalinan kepedulian UNS kepada UKM agar maju dan berkembang.
UKM sangat antusias dalam mengikuti acara demi acara, mereka sangat haus akan pendidikan dan pelatihan. Dalam kesempatan ini Ketua Koperasi Padurenan Jaya sangat berterima kasih kepada UNS dan mengharapkan adanya kegiatan-kegiatan positif serupa yang sangat bermanfaat bagi UKM.

Penulis :
Prof.Dr. Rahmawati,M.Si.
(Ketua Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret Surakarta)